Keutamaan Bulan Syaban  | Republika Online

LalangBuana, CIREBON –Syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender hijriah.  Meskipun tidak termasuk salah satu dari empat bulan suci, bulan Syaban adalah bulan yang sangat penting bagi Nabi Muhammad SAW.


Tahun ini, Sya’ban dimulai pada tanggal 21 Februari. Ada 29 atau 30 hari di bulan Sya’ban, tergantung pada penampakan bulan sabit.


Hari paling penting di Sya’ban adalah tanggal 15. Atah juga dikenal sebagai Nisfu Sya’ban. Tanggal 15 Sya’ban adalah hari di mana banyak ulama meyakini berdasarkan sejumlah riwayat bahwa Allah SWT mengangkat amal hambaNya. 


Sya’ban adalah bulan yang mulia karena beberapa alasan, yaitu karena Sya’ban adalah bulan Nabi SAW. Nabi SAW biasa menghabiskan waktunya untuk puasa sunah di bulan Sya’ban. Ini adalah bulan di mana Allah SWT mengangkat amal hamba-hambanya. Manfaat lain dari ibadah dan puasa di bulan Sya’ban adalah sebagai kesempatan untuk melatih diri dalam persiapan Ramadhan


Ini juga saat yang tepat untuk menggabungkan kebiasaan yang bermanfaat dan ibadah lainnya seperti sedekah, tahajud, berdoa, istighfar, membaca Alquran dan lainnya. 


Sya’ban adalah bulan Rasulullah SAW. Ini adalah bulan penting dalam persiapan Ramadhan, dan bulan yang menjadi tuan rumah Nisfu Sya’ban pada tanggal 15 Sya’ban yang merupakan salah satu malam paling suci dalam setahun.


Umat ​​Muslim memperingati Nisfu Sya’ban dengan berdoa ,menghabiskan waktu bersama dan membangun jembatan dengan orang yang dicintai, dan umumnya meningkatkan dzikir.


Salah satu amal yang paling mulia di bulan Sya’ban adalah sedekah yang merupakan sarana penyucian diri kita dalam persiapan menyambut Ramadhan. 


Sebagai bulan Nabi Muhammad SAW, setiap Muslim  harus menghormati bulan Sya’ban. Rasa syukur terhadap datangnya Sya’ban ini dapat dilakukan dengan membantu orang miskin dan anak yatim. Perbuatan itu sangat dicintai nabi Muhammad SAW


Sebagai bulan Nabi SAW. Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk belajar tentang kehidupannya yang diberkati. Bersholawat yang lebih banyak kepada-Nya dan untuk mencoba dan menerapkan lebih banyak tindakan sunnah dalam hidup kita. Sya’ban adalah bulan di mana Nabi Muhammad (SAW) biasa berpuasa sunnah paling banyak dan puasa Sya’ban sangat penting bagi umat Islam. 


Banyak umat Islam juga berpuasa di bulan Sya’ban sebagai cara untuk mengganti puasa Ramadhan sebelumnya sebelum Ramadhan berikutnya dimulai. Tanggal puasa yang dianjurkan di bulan Sya’ban tahun 2023 ada di mana saja sepanjang bulan 21 Februari-22 Maret, tetapi khususnya pada tanggal 7 Maret yang merupakan tanggal 15 Sya’ban .


 



Sumber:Republika