
Pelatih ganda putra Herry IP mengatakan alasannya memilih Rahmat Hidayat untuk berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Karena Daniel Edgar Marvino, yang menjadi pilihan lain, masih agak kaku dan takut berpasangan dengan Kevin.
“Karena kesehariannya Rahmat suka jalan bareng, suruh nemenin Kevin. Dia pemain muda yang agak lebih deket sama Kevin, ya dia. Makanya Kevin kemarin bilang ‘saya milih dia karena sudah biasa, dia sudah nggak canggung sama saya, sering bercanda’. Kalau yang Daniel mungkin agak kaku, agak takut, karena levelnya kan jauh di bawah dia,” kata Herry IP ditemui di Pelatnas PBSI, Rabu (28/6/2023).
Herry menambahkan, sejauh ini memuji performa Rahmat. Saat Yeremia Erich Yoche Rambitan cedera, Rahmat juga dipasangkan dengan Pramudya Kusumawardhana. Hasilnya mereka mampu meraih dua gelar juara.
Scroll untuk membaca
Scroll untuk membaca
Selain itu, Rahmat juga adaptasi dengan pemain lain bisa cepat. Namun bedanya saat bersama Pramudya, lanjut dia, Pramudya bisa juga bermain di belakang. Sedangkan Kevin kan full pemain depan. Meski sesekali juga bermain di belakang.
“Tapi dengan berjalannya waktu, saya lihat gimana cara mereka bermain, mungkin ada modifikasi yang lainnya. Mungkin saja nanti nggak selalu Rahmat di belakang, tapi juga di depan, ada pergantiannya,” kata Herry.
Saat ditanya mengenai respons Rahmat saat mengetahui akan menjadi pasangan Kevin, Herry sebut Rahmat seperti menahan kegembiraannya.
“Yaaaa surprise, nahan-nahan juga sih, nahan-nahan mau selebrasi lah. Cuma ya saya bilang kamu harus lebih keras lagi latihannya. Kenapa saya pilih kamu ya mungkin kamu lebih muda blablabla. Ya sudah makasih koh. Kira-kira itu (perkataannya). Ekspresinya gak berlebihan sih, dia sudah nebak-nebak sih kira-kira mungkin,” kata Herry.
“Sampai saat ini (Rahmat) gak ada beban. Kelihatannya nanti pas di pertandingan seperti apa. Tapi saya sudah pesan, kamu nothing to lose saja, masih muda. Progressnya juga masih panjang,” kata dia.
Sumber:Republika





