Dari Mana Big Data Berasal?

Freepik/Fullvector
Freepik/Fullvector

Istilah “big data” berasal dari perkembangan industri teknologi informasi dan komputer pada akhir abad ke-20. Meskipun tidak ada konsensus yang jelas mengenai asal-usulnya, istilah ini menjadi semakin populer pada awal 2000-an.

Pada saat itu, volume data yang dihasilkan oleh perusahaan dan organisasi tumbuh secara eksponensial. Data-data ini termasuk data transaksi, data pelanggan, data sensor, data media sosial, dan banyak lagi. Sementara itu, teknologi komputer juga mengalami perkembangan yang signifikan, memungkinkan pengolahan dan penyimpanan data yang lebih efisien.

Pada tingkat yang lebih luas, para peneliti dan praktisi mulai menyadari nilai yang terkandung dalam data besar ini. Data yang sebelumnya dianggap tidak terstruktur dan tidak berarti menjadi potensi sumber daya yang berharga untuk mendapatkan wawasan dan informasi yang bernilai bagi organisasi.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Inilah sebabnya istilah “big data” mulai digunakan untuk menggambarkan fenomena ini. Secara historis, istilah “big data” pertama kali muncul dalam publikasi akademik pada 1990-an, tetapi ia menjadi lebih dikenal dan umum digunakan pada awal abad ke-21 seiring dengan kemajuan teknologi dan perluasan penggunaan data dalam berbagai sektor.




Sumber:Republika