
Petugas menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas bersiap menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas membawa jenazah Muhammad Fajri menggunakan forklift di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas membawa jenazah Muhammad Fajri menggunakan forklift di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)

Petugas bersiap menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter. (FOTO : Republika/Putra M. Akbar)
LalangBuana,JAKARTA — Petugas menurunkan jenazah Muhammad Fajri ke liang lahat menggunakan tali katrol di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (22/6/2023).
Muhammad Fajri yang merupakan penderita penyakit obesitas dengan bobot 300 kilogram tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 14 hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Proses pemakaman yang melibatkan Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Basarnas dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut menggunakan forklift portable, tali katrol dan makam berukuran 4×2 meter dan kedalaman 1,8 meter.
Sumber:Republika





