Urgensi Pendidikan Karakter


Image

Shalsa Nurliana



Eduaksi | Sunday, 09 Apr 2023, 11:15 WIB


Pendidikan dapat dikatakan menjadi salah satu hal yang memiliki arti penting untuk menciptakan sebuah negara yang maju dengan cara memberi ilmu dan pengetahuan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia berkualitas adalah manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan karakter yang baik karena jika manusia hanya memiliki pengetahuan atau keterampilan dan tidak memiliki karakter yang baik untuk menjadi sumber daya manusia berkualitas itu tidak cukup dan sebaliknya, maka dari itu sangat diharapkan bahwa Pendidikan dapat menciptakan manusia yang utuh dengan memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan karakter yang baik.

Dalam era globalisasi saat ini sangat diperlukannya sumber daya manusia yang berkualitas karena bagaimanapun hal tersebut akan berguna untuk membangun negara menjadi lebih maju, namun saat ini dengan kemajuan teknologi dan arus globalisasi yang kita ketahui dapat mempermudah manusia dalam melakukan segala hal, namun ada hal sebaliknya dengan kemajuan teknologi tersebut dapat menjadi dampak kehancuran sumber daya manusia itu sendiri jika kita tidak dapat menggunakan dan memanfaatkannya dengan bijak.

Beberapa contohnya hal – hal dampak negatif yang dihasilkan dari kemajuan teknologi dan globalisasi seperti konten pornografi dan kekerasan, saat ini sudah kebanyakan orang dalam segala jenjang umur entah itu orang dewasa maupun anak kecil sudah dapat mengakses internet lalu melihat dan mecontohnya dan kenyataan nya pun hal ini benar saja terjadi, seks bebas yang terjadi hingga menyebabkan hamil di luar nikah yang terjadi pada anak remaja serta bertindak kriminal, seperti tawuran yang termasuk dalam penyimpangan sosial lalu dengan adanya game dapat membuat anak – anak menjadi kecanduan bermain dalam internet hingga mengabaikan hal yang ada di sekitar nya seperti malas belajar dan bersosialiasi selain dua hal itu dengan adanya internet kita dapat melihat dan memberikan respon apapun secara bebas tanpa adanya kontrol kepada siapapun, ini dapat memicu orang dapat mempunyai jiwa bullying atau yang dalam media sosial biasa disebut dengan cyber bullying karena tidak adanya kontrol dalam media sosial dan internet dan banyak lagi permasalahan lainnya. Maka dari itu karena semua orang sudah terkena dalam arus kemajuan teknologi dan globalisasi pun dengan ini diharapkan agar setidaknya kita memiliki satu upaya atau cara untuk mencegah kehancuran tersebut untuk menciptakan sumber daya manusia sebagaimana yang di cita – citakan oleh bangsa.

Setelah melihat beberapa permasalahan yang terjadi, kita dapat mengetahui bahwa saat ini ada sebuah masalah pada kualitas karakter. Ini sangat jauh dari kata sumber daya manusia berkualitas, maka dari itu hal ini permasalahan ini harus ditanggapi dengan serius karena jika tidak maka permasalahan yang terjadi tidak hanya berakibat pada individu yang melakukan kesalahan, namun pada lingkungan sekitar dan bahkan negara pun akan terkena dampaknya karena tentu saja sebagai suatu negara pasti membutuhkan suatu sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat berkontribusi untuk negara nya. Maka untuk mengatasi krisis yang terjadi saat ini untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas dapat dilakukan dengan cara, salah satunya adalah dengan cara memberikan pendidikan karakter agar dapat membentuk kepribadian yang bermoral baik karena pada dasar nya sebuah watak atau karakter sifat nya bukanlah di turunkan dari orang tua tetapi kepribadian itu sendiri lambat laun akan terbentuk oleh dorongan yang ada di sekitar kita.

Pendidikan berati suatu proses kegiatan pembelajaran yang di lakukan untuk memberikan pengetahuan dan pengarahan pada individu dengan maksud tujuan agar individu mempunyai wawasan dan mampu mengembangkan atau mengubah diri sesuai apa yang diberikan dari pendidikan itu sendiri pada individu. Sedangkan karakter yang berati suatu sifat, watak, moral, tingkah laku atau kepribadian yang membedakan individu dengan individu lainnya, Karakter menggambarkan kualitas moral individu yang di tunjukan dari segala tingkah lakunya. Secara garis besar Pendidikan Karakter mempunyai arti proses usaha memberikan pengajaran berupa nilai nilai moral yang berguna untuk membentuk atau membangun karakter individu agar individu itu sendiri mempunyai keterampilan karakter yang baik yang berguna tidak hanya untuk diri nya sendiri tetapi juga untuk lingkungan sekitar, namun pendidikan karakter tidak hanya memberikan pengajaran tentang hal yang baik dan buruk selain itu pendidikan karakter juga memberikan pembiasaan nilai – nilai moral pada individu sehingga individu terbiasa melakukan sesuatu yang baik dan dapat membedakan antara hal yang baik dan buruk. maka dengan diberikan pendidikan karakter untuk mengembangkan karakter dan mencegah untuk melakukan hal – hal yang menyimpang adalah hal yang tepat untuk di lakukan.

Dalam upaya memberikan pendidikan karakter, maka pendidik (guru/dosen) yang memiliki peran tanggung jawab untuk membentuk karakter peserta didik dengan beberapa cara, yaitu:

1. Mendidik: pendidik dapat memberikan pengarahan dan pembelajaran tidak hanya terkait ilmu dan pengetahuan tetapi juga nilai nilai moral yang ada.

2. Keteladanan: di lingkungan manapun pendidik harus dapat menerapkan diri nya sebagai seseorang teladan yang baik dan mempunyai sikap, tutur kata hingga tindakan yang dapat di teladani atau di tiru oleh semua peserta didiknya.

3. Pembiasaan: pendidik harus dapat membiasakan pendidikan karakter ini dengan cara selalu mendisiplinkan peserta didik dalam segala hal agar pendidik dapat memperbaiki terhadap hal – hal yang seharusnya tidak lakukan sekaligus peserta didik dapat belajar dari keselahannya dan memperbaiki hal tersebut.

Dalam Pendidikan Karakter tugas seorang pendidik tidak hanya memberikan ilmu dan pengetahun agar para peserta didiknya menjadi cerdas saja namun juga harus dapat membentuk karakter yang baik dengan membimbingnya, dan menjadi sosok nyata yang dapat di teladani oleh pesserta didiknya karena untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas tidak hanya di lihat dari seberapa ia pintar tetapi karakter pun sangat menentukan kualitas dari peserta didik itu sendiri.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.



Sumber:Republika