Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Manado Diperpanjang Hingga 9 Februari 2023

 

Warga membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir yang terjadi pada Jumat 27 Januari 2023.
Warga membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir yang terjadi pada Jumat 27 Januari 2023.

MANADO – Status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado, kembali diperpanjang selama satu pekan terhitung mulai Jumat (3/2) hingga Kamis (9/2) pekan depan.

Perpanjangan status tanggap darurat bencana ini tertuang dalam SK Wali kota No.45/Kep/B.06/BPBD/2023.

Keputusan ini diambil Wali Kota Manado, Andrei Angouw setelah rapat bersama Forkopimda, di mana dalam rapat tersebut direkomendasikan untuk memperpanjang status tanggap darurat agar penanganan pasca-banjir benar-benar maksimal.

“Status tanggap darurat diperpanjang agar penanganan pasca-bencana bisa lebih maksimal,” ujar Andrei.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, menyebutkan Banjir Manado yang terjadi Jumat (27/1) lalu mengakibatkan 11.413 jiwa dari 3.579 keluarga terdampak.

Banjir Manado sendiri menggenangi 9 Kecamatan, yakni Tuminting, Sario, Singkil, Bunaken, Wanea, Wenang, Paal Dua, Tikala dan Mapanget.

manadobacirita

Sumber: Kumparan