Proyek Musik Teranyar Bintang Indrianto Terinspirasi Api Biru Kawah Ijen |senandika

Musisi Bintang Indrianto. (Dok Demajors)
Musisi Bintang Indrianto. (Dok Demajors)

SENANDIKA. LalangBuana, JAKARTA — Pemain bas yang banyak mengeksplorasi bunyi-bunyian khas Indonesia, Bintang Indrianto, resmi merilis album terbarunya. Kompilasi karya bertajuk Bintang Indrianto’s Blue Fire Project itu dirilis bersama label rekaman demajors.

Bintang terkenal amat produktif berkarya. Selama masa pandemi saja, Bintang merilis 35 rekaman singel, sesuatu yang tidak lazim bagi seorang musisi, apalagi yang identik dengan jazz. Semuanya dihasilkan dari perjalanan Bintang merespons berbagai pelosok negeri.

Menurut Bintang, 35 lagu itu punya “jalan” berbeda. Ada yang terinspirasi dari Padang, Banyuwangi, dam Bromo. Karena itu, masing-masing lagu menghasilkan bunyi yang beda. Sementara, Blue Fire Project adalah “oleh-oleh” Bintang dari Banyuwangi, tepatnya terinspirasi fenomena api biru di Kawah Ijen.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Blue Fire Project bisa ada karena Jazz Gunung. Selama empat tahun saya ada di lingkungan event tersebut. Ketika kebagian untuk event yang di Ijen, Banyuwangi, saya merasa rugi kalau tidak berkolaborasi dengan musisi tradisi setempat,” ujar Bintang.

Produksi rekaman dilakukan secara swadaya oleh Bintang di kawasan sanggraloka Jiwa Jawa, di lereng gunung Ijen. Tepatnya, di beberapa kamar dan ruang terbuka area yang dikenal sebagai tempat perhelatan acara musik bergengsi Jazz Gunung.

“Di sana juga ada pendopo dan padepokan tari, budaya lokal begitu kuat. Beberapa komposisi, seperti “Gandrung Sewu”, “Precet”, “Blue Klung”, dan “Kawah Ijen” sebenarnya sepaket dengan tarian,” kata Bintang.

“Gandrung Sewu” yang juga menjadi fokus trek dari album, terinspirasi oleh keindahan seribu patung manusia menari Gandrung, tarian khas Banyuwangi. Tarian itu mengekspresikan rasa syukur pascapanen, yang tersebar di area persawahan Taman Gandrung Terakota, yang menjadi bagian dari Jiwa Jawa.

Berbagai instrumen khas musik Banyuwangi yang hadir dalam rekaman dimainkan oleh salah satu talenta musik setempat bernama Andori. Menurut Bintang, pekerja seni tradisi itu amat berbakat. Tidak sekadar bermain musik, Andori juga piawai membuat instrumen.

Ajang pencarian bakat dan klinik musik dengan musisi muda setempat, yang didukung oleh Jazz Gunung, mempertemukan Bintang dengan talenta muda seperti Roby Aghani dan Andre Pujianto. Permainan gitar Roby dan vokal Andre hadir di komposisi penutup bertajuk “Jiwa Jawa”.

Kibordis Imam Garmansyah kembali berkontribusi dalam karya Bintang kali ini dengan permainannya di komposisi bertajuk “Riko”. Dalam bahasa asli Banyuwangi, Osing, riko berarti ‘kamu’.

Album Bintang Indrianto’s Blue Fire Project sudah bisa didengarkan di seluruh digital streaming platform. Album dalam format CD bisa didapatkan melalui jaringan edar demajors, juga tersedia di situs www.demajors.com.



Sumber:Republika